Rabu, 26 April 2017

Analisis Semiotika Peirce Dalam Film LA LA LAND

ANALISIS SEMIOTIKA C.S PEIRCE DALAM FILM LA LA LAND
Nama               : Intan Anggrain
NPM                : 201310415048
Semester          : 8A

Pragmatisme Charles SandersPeirce
     Charles Sander Peirce merupakan filsuf Amerika yang meletakkan dasar-dasar bagi kajian Semiotika. Teori dari Peirce seringkali disebut sebagai “grand theory” dalam semiotika. Hal ini karena gagasan Peirce bersifat menyeluruh, deskripsi struktural dari semua sistem penandaan. Peirce ingin mengidentifikasi partikel dasar dari tanda dan menggabungkan kembali semua komponen dalam struktur tunggal (Wibowo, 2013:17).
     Dalam Sobur (2009:40) tertulis bahwa Peirce terkenal karena teori tandanya. Di dalam lingkup semiotika, Peirce seringkali mengulang-ulang bahwa secara umum tanda adalah mewakili sesuatu bagi seseorang. Menurut gagasan Peirce, suatu tanda tidak pernah berupa suatu entitas yang sendirian, tetapi yang memiliki ketiga aspek yakni aspek fakta, objek, dan penafsirnya. Menurut Peirce, tanda merupakan contoh dari kepertamaan, objeknya adalah kekeduaan, dan penafsirnya-unsur-pengantara adalah contoh dari keketigaan.
     Menurut Peirce, tanda menjadi wakil yang menjelaskan sesuatu. Berdasarkan konsep Peirce tersebut maka dapat dikatakan bahwa makna sebuah tanda dapat berlaku secara pribadi, sosial, atau bergantung pada konteks tertentu. Perlu dicatat bahwa tanda tidak dapat mengungkapkan sesuatu, tanda hanya berfungsi menunjukkan, sang penafsirlah yang memaknai berdasarkan pengalamannya masing-masing.
     Sejalan dengan hal tersebut, Peirce memiliki model triadic dan konsep trikotonomi dalam teori semiotiknya, yang terdiri dari :

  1. Representamen merupakan bentuk yang diterima oleh tanda atau berfungsi sebagai tanda. Representamen kadang diistilahkan juga menjadi sign.
   2.   Object merupakan sesuatu yang merujuk pada tanda. Sesuatu yang diwakili oleh representamen yang berkaitan dengan acuan. Object dapat berupa representasi mental (ada dalam pikiran) dapat juga berupa sesuatu yang nyata di luar tanda.
  3.  Interpretant : bukan penafsir tanda, tetapi lebih merujuk pada makna dari tanda.

Model triadik dari Peirce sering juga disebut sebagai “Tiangle meaning semiotics” atau dikenal dengan teori segitiga makna.


1
2
3
Representamen (R1)
Qualisign
Sinsign
Legisign
Object  (O2)
Icon
Index
Symbol
Interpretant (I 3)
Rhema
Dicisign
Argument
Sumber : (Vera, 2014:23)
Berikut merupakan penjelasan dari masing-masing Trikotonomi dalam semiotika Peirce:
Trikotonomi Pertama
     Sign (representamen) merupakan bentuk fisik atau segala sesuatu yang dapat diserap pancaindra dan mengacu pada sesuatu. Sesuatu menjadi representamen didasarkan pada Ground nya yang terbagi menjadi :
  • Qualisign adalah tanda yang menjadi tanda berdasarkan sifatnya. Misalnya sifat warna merah adalah qualisign karena dapat dipakai tanda untuk menunjukkan cinta, bahaya, atau larangan.
  • Sinsign (Singular Sign) adalah tanda-tanda yang menjadi tanda berdasarkan bentuk atau rupanya didalam kenyataan. Misalnya, suatu jeritan dapat dikatakan berarti heran, senang, dan kesakitan. Bisa juga dikatakan, Signsign adalah eksistensi aktual benda atau peristiwa yang ada pada tanda, misalnya : kata kabur atau keruh yang ada pada urutan kata air sungai keruh yang menandakan bahwa ada hujan di hulu sungai.
  • Legisign adalah tanda yang menjadi tanda berdasarkan suatu peraturan yang berlaku umum, suatu konvensi, dan suatu kode. Misalnya : rambu-rambu lalu lintas yang menandakan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan manusia.

Trikotonomi Kedua
  • Ikon merupakan tanda yang menyerupai benda yang diwakilinya atau memiliki kesamaan ciri-ciri dengan apa yang dimaksudkannya. Misalnya peta, foto, dan lain-lain.
  • Indeks adalah suatu tanda yang mempunyai kaitan atau kedekatan dengan apa yang diwakilinya. Misalnya tanda asap merupakan indeks dari api, tiang penunjuk jalan, tanda penunjuk angin, dan sebagainya.
  • Simbol adalah suatu tanda yang maknanya telah disepakati bersama (konvensi).

Trikotonomi Ketiga
  • Rhema adalah tanda yang memungkinkan orang menafsirkan berdasarkan pilihan.
  • Decisign (Dicensign) bilamana antara lambang itu dan interpretannya terdapat hubungan yang benar ada (sesuai kenyataan).
  • Argument bilamana suatu tanda dan interpretannya mempunyai sifat yang berlaku umum (Vera, 2014:21-26).

Daftar Pustaka :
Sobur, Alex. 2009. Semiotika Komunikasi. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.
Vera, Nawiroh. 2014. Semiotika Dalam Riset Komunikasi. Bogor. Ghalia Indonesia.
Wibowo, Indiwan Seto Wahyu. 2013. Semiotika Komunikasi Aplikasi Praktis Bagi Penelitian dan Skripsi Komunikasi. Jakarta. Mitra Wacana Media.

ANALISIS SEMIOTIKA PEIRCE DALAM FILM “LA LA LAND”


No



Sign


Gambar 1.1

1

Object
Tiga orang pemusik sedang memainkan tiga jenis alat musik yang berbeda disaksikan banyak orang yang menari, tersenyum, hingga meloncat-loncat.
(Tersenyum lebar, menari sambil tersenyum, tempo musik yang cepat)

Interpretant
Musik dengan tempo yang cepat disertai dengan tarian dapat diinterpretasikan sebagai kebahagiaan, suka cita, dan rasa semangat.

     Dalam Gambar 1.1  diatas terlihat tiga orang pemain musik tersenyum lebar sambil menari-nari kecil dan memainkan tiga jenis alat musik yang berbeda. Hal ini bermakna mereka sangat senang menghibur masyarakat walaupun di tengah cuaca yang sangat terik. Tempo atau irama musik yang cepat yang dimainkan oleh ketiga pemusik menandakan suatu upaya membangkitkan semangat kepada pendengar.
     Pertunjukan musik itu disaksikan oleh orang-orang yang berada di jalan tersebut, mereka menari-nari, meloncat kecil, saling melempar senyum satu sama lain, dan terdengar suara riuh dari mereka yang bermakna mereka sangat menikmati irama musik yang dimainkan oleh ketiga pemusik. Dari gabungan tanda tersebut menginterpretasikan bahwa suatu semangat dan kebahagiaan dalam melakukan kegiatan guna meraih suatu impian.



No
Sign


Gambar 2.1



2


Object
Berbagai tulisan nama tempat hiburan, tanda panah, dan tanda papan kotak berwarna terang dalam gelapnya malam.
Interpretant

Berbagai tulisan berwarna terang, simbol tanda panah, simbol papan kotak dapat di interpretasikan sebagai kegemerlapan kota Los Angeles di malam hari. Hal itu juga mengartikan bahwa banyak terdapat tempat-tempat hiburan malam yang beroperasi pada malam hari yang siap untuk menghibur orang-orang sekitar maupun turis asing.


No


Sign


Gambar 3.1

3
Object
Kembang api
Interpretant
Kembang api dapat diinterpretasikan sebagai tanda sedang terselenggaranya suatu perayaan, keceriaan, dan rasa kebanggan.

No


Sign

Gambar 4.1


4

Object

Rambu di tepi jalan, merupakan ikon dari peringatan yang harus di patuhi ketika berada di perjalanan. (Warna merah pada tulisan dan sebagian badan rambu).



Interpretant
Di tepi jalan, terdapat rambu bertuliskan dilarang parkir di area jalan tersebut pada pukul 21.00 malam hingga pukul 6 Pagi.                       Terdapat penggunaan warna merah pada sebagian badan rambu dan sebagian tulisan dimana warnah merah dapat menarik perhatian seseorang untuk melihatnya serta menandakan suatu peringatan atau larangan.
·     Mengandung norma atau peraturan.
Rambu berwarna putih dan sebagian berwarna merah tersebut mengandung suatu peraturan mengenai hal yang dilarang untuk dilakukan yakni jika terdapat mobil yang diparkirkan di area tersebut, maka mobil akan di derek oleh pihak yang berwenang.                 Warna merah pada huruf dan sebagian badan rambu menandakan suatu tuntutan dan peringatan.


No
Sign

Gambar 5.1

5
Object
Seorang perempuan berbaju kuning bernama Mia sedang tersenyum dan menari dalam pesta.
Interpretant
Senyuman di wajah Mia dan tarian yang dilakukan oleh Mia dapat diinterpretasikan sebagai rasa kebahagiaan dan menikmati irama musik dalam pesta.

Mia memakai short dress berwarna kuning cerah yang mengandung makna keceriaan, kehangatan, dan penuh energi. Hal itu menandakan situasi pesta yang menyenangkan, dan hangat. Serta menandakan situasi hati Mia pada saat itu yang sedang ceria, dan energik.

No


Sign


Gambar 6.1

6
Object
Mia dan Sebastian terlihat menggerakkan tubuhnya (tangan hingga kaki) dengan lincah  yang menandakan mereka sedang menari bersama di bawah langit senja yang didominasi warna ungu, merah muda, dan orange.
Interpretant
·     Tarian yang dilakukan oleh Mia dan Sebastian dapat diinterpretasikan sebagai simbol mengekspresikan sesuatu yang mereka rasakan melalui gerakan tubuh. Seperti yang kita ketahui bahwa tarian merupakan bentuk ekspresi diri terhadap sesuatu yang dirasakan selain melalui ekspresi wajah.
·     Tarian yang dilakukan oleh Mia dan Sebastian mengandung makna kemana pun Mia melangkah selalu ada Sebastian yang siap mendampingi, dan mendukung Mia.
· Situasi langit senja berwarna ungu, merah muda, dan orange menggambarkan kesan suasana yang sunyi, dan damai, ditambah adanya pohon besar di samping Mia yang menambah kesan sejuk.

No


Sign


Gambar 7.1

7
Object
Mia dan Sebastian yang sedang berargumen mengenai pendapat masing-masing terhadap musik Jazz yang digemari Sebastian.
Interpretant
·   Ekspresi Wajah
Dalam adegan tersebut, terlihat Mia menatap Sebastian dengan ekspresi wajah serius yakni pupil mata Mia yang membesar dan alis yang sedikit menaik dapat diinterpretasikan bahwa ada rasa keingintahuan Mia terhadap musik jazz yang sedang dibahas oleh Sebastian.
·   Gesture Lengan
Sebastian yang sedang membicarakan tentang musik jazz dengan gesture mengangkat dan sedikit memainkan lengan seperti sedang  menggambarkan sesuatu dapat diinterpretasikan bahwa Sebastian adalah tipe pria yang energik, ramah, dan terbuka serta menandakan bahwa Sebastian sangat antusias bercerita mengenai asal usul musik jazz dan kecintaanya terhadap musik jazz kepada Mia.














No



Sign


Gambar 8.1


8

Object
Mia dan Sebastian melayang ke atas langit buatan yang penuh dengan bintang-bintang.


Interpretant
· Langit buatan, teropong besar, kursi yang melingkar dapat diinterpretasikan bahwa tempat itu merupakan sebuah bangunan planetarium dimana orang-orang dapat belajar, mengenali, dan melihat berbagai jenis tata surya dan planet-planet di luar angkasa.
·      Mia dan Sebastian melayang ke atas langit
Hal tersebut dapat diinterpretasikan bahwa Mia dan Sebastian memiliki sebuah impian tinggi yang harus diraih. Terlihat Mia dan Sebastian berdansa di atas langit menandakan bahwa mereka akan bersama-sama meraih impian tersebut.




No



Sign


Gambar 9.1


9
Object
Sebastian yang memakai setelan jas berwarna cokelat muda berdiri di depan pintu masuk bioskop sambil sesekali melihat jarum ke arah jam pada salah satu tangannya.

Interpretant
·  Beberapa poster film yang terpajang di area lobby pintu masuk menandakan bahwa tempat tersebut merupakan sebuah bioskop.
·  Lampu-lampu hias kecil berwarna orange yang berada dia atap bangunan dapat diintrerpretasikan sebagai simbol untuk menarik perhatian orang-orang agar mengunjungi tempat tersebut, dan menandakan kehangatan dalam menyambut orang yang datang.
· Sebastian yang menggunakan setelan jas lengkap dengan dasi, aksesoris jam tangan, dan sepatu pantople menandakan bahwa Sebastian merupakan pria modern yang sangat memperhatikan penampilan.
·  setelan jas berwarna cokelat muda yang dipakai oleh sebastian menginterpretasikan sosok Sebastian yang elegant, dewasa (matang), dan hangat.
·   Perilaku Sebastian yang sesekali melihat ke arah jarum jam pada salah satu tangannya menandakan bahwa dia sedang gelisah menunggu kedatangan seseorang.


No


Sign



Gambar 10.1

10
Object
Mia yang menoleh ke arah pintu setelah mendengar bunyi klakson mobil (tanda verbal).

Interpretant
·     Bunyi klakson pada kendaraan dapat diinterpretasikan sebagai tanda peringatan, dan pemberitahuan terhadap pengendara lain atau terhadap orang lain.
·   Dalam film tersebut, tiap kali Mia mendengar bunyi klakson dari sebuah mobil di depan pintu rumahnya menandakan bahwa Sebastian sudah datang untuk menjemput Mia.

No


Sign


Gambar 11.1

11
Object
Kertas putih bertuliskan “Theatre, Comedy, Drama, Play, Stage, dan Musical” yang dihiasi gambar tirai dan beberapa gambar bintang-bintang ditempelkan pada dinding kamar Mia.
Interpretant
·     Tulisan “Theatre, Comedy, Drama, Play, Stage, dan Musical” yang dihiasi beberapa gambar bintang-bintang tersebut bermakna impian Mia untuk menjadi seorang artis dan tampil dalam sebuah pertunjukan seni seperti teater, drama, pertunjukan musikal yang berhubungan dengan seni beracting. Terdapat ikon bintang-bintang yang bermakna bahwa seni beracting atau dunia artis berkaitan dengan hiburan, keindahan, dan gemerlap yang menghiasinya.
·     Sementara gambar tirai berkaitan dengan benda yang menandakan akan dimulainya atau berakhirnya pertunjukan drama, teater, maupun pertunjukan musical dipanggung.


No


Sign









Gambar 12.1

12
Object
Berakhirnya pertunjukan drama musikal yang diselenggarakan Mia diakhiri dengan tepuk tangan penonton dan Mia yang membungkukan badan sebagai tanda ucapan terimakasih.
Terdapat satu penonton yang menunduk dan tidak memberikan apresiasinya dalam bentuk tepuk tangan (tanda panah merah).
Interpretant
·   Gerakan Mia menunduk menandakan rasa bahagia, terharu, dan sebagai ungkapan berterimakasih kepada penonton yang telah menyaksikan pertunjukannya
·   Tepuk tangan dari penonton dapat diinterpretasikan sebagai bentuk penghargaan atau apresiasi yang diberikan penonton kepada pemain yang menandakan bahwa mereka menikmati jalannya pertunjukan.
·   Terdapat satu penonton di kursi belakang yang sedang menunduk dan tidak bertepuk tangan menandakan bahwa dia merasa tidak puas atau tidak menikmati jalannya pertunjukan.
·   Kursi kosong di barisan ke dua yang ditempeli selembar kertas bertulisakan “reserve” bertanda bahwa kursi tersebut telah diperuntukkan kepada Sebastian sebagai teman special Mia.


No




Sign













Gambar 13.1

Gambar 13.2


13



Object
Gambar 13.1
Simbol tanda panah dalam lorong menuju area pertunjukan musik
Gambar 13.2
Logo bertuliskan Seb’s dalam lingkaran berwarna biru sebagai logo club milik Sebastian.

Interpretant  
·      Pada Gambar 13.1 terdapat simbol tandah panah yang menunjukkan arah menuju ruangan utama tempat berlangsungnya pertunjukan musik.
·   Pada Gambar 13.2 terdapat logo club Sebastian dalam bentuk tulisan Seb’s yang menandakan bahwa nama caffe tersebut merupakan singkatan dari nama pemiliknya yakni Sebastian.

    Bentuk lingkaran pada logo menandakan hubungan dan kesatuan yang berarti terbentuknya suatu hubungan baik antara pihak club dengan pengunjung sehingga mengarah pada kesatuan diantara   kedua belah pihak.

    Warna biru muda pada logo mengisyaratkan ekspresi artistik dan kekuatan yang berarti club tersebut merupakan tempat dimana   orang-orang dapat menampilkan dan menyaksikan karya seni       dalam bentuk pertunjukkan musik dan kekuatannya yang terletak pada desain club yang clasic dan elegant sehingga menyuguhkan rasa nyaman pada pengunjungnya.

No


Sign


Gambar 14.1

14
Object
Pesawat (simbol) yang ditumpangi Mia terbang menuju Paris-Perancis yang ditandai dengan ikon menara eiffel dalam globe tersebut.
Interpretant
Dalam gambar 14.1 terdapat miniatur pesawat yang terbang menuju Eropa, hal tersebut menandakan bahwa Mia yang di terima casting menjadi pemeran film segera terbang menuju Perancis (Eropa) untuk menjalani karirnya di sana.
Globe :
Globe (Simbol) merupakan gambaran dari bentuk bumi yang sesungguhnya dimana terdapat detail-detail gambar berupa daratan, lautan, berbagai negara lengkap dengan nama berbagai samudera, dan tanda hijau, kuning, dan biru di dalamnya. Globe digunakan dalam film ini untuk mempermudah penonton memahami jalan cerita film tersebut.

Menara Eiffel :
Ikon menara eiffel merupakan ikon dari kota Paris (Perancis) yang ada di benua eropa persis seperti yang tertera dalam globe.




No
Sign



Gambar 15.1

15
Object
Menara Eiffel ikon kota paris (Perancis) yang terlihat sangat jelas berdiri kokoh di tengah kota dan dihiasi terangnya lampu-lampu.
Interpretant
Dalam gambar 15.1 tersebut dapat di interpretasikan bahwa menara eiffel mewakili ikon kota Paris. Menara Eiffel yang berdiri kokoh dan dihiasi terangnya lampu-lampu menandakan bahwa Paris (Perancis) merupakan kota (Negara) yang elegant, mewah, dan Indah.           Paris (Perancis) merupakan tempat dimana Mia menjalankan karirnya sebagai seorang Aktris.


No
Sign

Gambar 16.1


16
Object
Gambar berwarna hitam dan putih yang menceritakan tentang Mia yang sedang menjalani casting.
Interpretant
Gambar tersebut dapat diinterpretasikan sebagai kisah perjalan Mia yang selalu gigih dalam berupaya mencapai impiannya menjadi seorang aktris. Warna hitam dan putih dalam gambar menandakan bahwa gambar tersebut merupakan kilas balik dari kisah Mia yang berhasil lolos casting sebuah film yang juga sedang didampingi oleh Sebastian.
No
Sign



Gambar 17.1





17
Object
Mia dan Sebastian berjalan ke depan melewati lukisan suatu tempat dan bangunan.
Interpretant
Lukisan suatu tempat dan bangunan tersebut dapat diinterpretasikan sebagai kilas balik terhadap beberapa tempat atau bangunan yang pernah dikunjungi oleh Mia dan Sebastian. Tempat-tempat tersebut merupakan saksi kebersamaan Mia dan Sebastian dalam upaya mencapai impian mereka masing-masing.
Gerakan Mia dan Sebastian yang berjalan ke arah depan menandakan bahwa Mia dan Sebastian akan melangkah maju melewati kenangan tersebut menuju kisah hidup mereka yang baru.

No



Sign





Gambar 18.1

18
Object
Banyak orang menari-nari di area yang telah di setting layaknya suasana di jalan tol atau jalan besar dan area tempat-tempat hiburan.
Interpretant
Dalam Gambar 18.1 adanya baground set, jalan tol buatan, dan para penari dapat diinterpretasikan sebagai suatu pertunjukan drama musikal atau teater yang menceritakan kisah hidup Mia dan Sebastian yang diawali dengan perjumpaan mereka pertama kali di sebuah jalan tol, kisah kebersamaan mereka setelah bertemu, hingga mereka yang harus terpisah karena mengejar impian mereka masing-masing.